DPD PGR Persiapkan Strategi Ampuh Jelang Pemilu 2029

AFC Japan Indonesia – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Rakyat (DPD PGR) Kabupaten Pacitan mulai aktif mempersiapkan perhelatan Pemilu 2029 dengan menggelar konsolidasi internal di Posko PGR, Slagi, pada Kamis, 3 September 2026. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD PGR Pacitan, Umi Aska, bersamaan dengan pengurus partai, tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk merumuskan agenda strategis organisasi.

Umi Aska menjelaskan bahwa setidaknya ada enam agenda mendesak yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat, termasuk penyempurnaan struktur kepengurusan dan pembentukan dua kepengurusan DPC di tingkat kecamatan serta ranting. PGR Pacitan juga tengah menjalin komunikasi untuk menjaring tokoh berpotensi yang akan diusung di kontestasi legislatif dan eksekutif mendatang.

“Dari enam agenda tersebut, kita fokus pada penguatan pendanaan, manajemen isu, dan komunikasi melalui berbagai platform, termasuk media daring,” ujar Umi Aska. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang tidak hanya terkait isu nasional, tetapi juga kebutuhan masyarakat di tingkat kabupaten hingga ranting.

Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat fondasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Meskipun PGR akan menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan dengan partai lain dan keterbatasan logistik, kehadirannya dipandang sebagai alternatif baru bagi masyarakat yang mengharapkan perubahan dalam politik.

Dedy Arisandy, aktivis LSM AMPuH, mengungkapkan bahwa PGR dapat menjadi harapan baru di tengah kekecewaan masyarakat terhadap keadaan politik saat ini. Jika mampu mempertahankan suara pemilih yang sebelumnya mendukung Anies Baswedan, PGR memiliki potensi signifikan untuk menghadapi Pemilu 2029. Penguatan struktur, penjaringan calon legislatif, dan manajemen isu publik dinilai menjadi tantangan utama bagi PGR dalam membangun kepercayaan masyarakat menjelang pemilu.