Site icon AFC Japan Indonesia

Pilihan Masyarakat: LRT Jabodebek untuk Perjalanan dan Akhir Pekan

AFC Japan Indonesia – LRT Jabodebek mengalami pertumbuhan signifikan dalam jumlah pengguna dari Januari hingga Agustus 2026. Total pengguna mencapai 21.809.797, meningkat 19,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata pengguna pada hari kerja mencapai 114.759, naik 19,9 persen, sementara pada Agustus 2026 mencapai 112.192, dengan pertumbuhan 10,5 persen dari tahun sebelumnya.

Tidak hanya hari kerja, penggunaan LRT Jabodebek juga meningkat pada akhir pekan dan hari libur nasional, dengan rata-rata 49.900 pengguna per hari di bulan Agustus 2026, tumbuh 6,1 persen dari tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek menjadi pilihan penting bagi masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk akses ke pusat kegiatan dan fasilitas publik.

Perubahan pola penggunaan juga terlihat dari aktivitas tap in dan tap out di stasiun-stasiun kunci. Misalnya, Stasiun Kampung Rambutan mencatat kenaikan tap in hingga 20,4 persen, sedangkan Stasiun Jatimulya dan Harjamukti juga menunjukkan pertumbuhan serupa. Pertumbuhan ini menjadi indikator beragamnya pola perjalanan pengguna LRT.

Radhitya Mardika, Manager of Public Relation LRT Jabodebek, menegaskan pentingnya memahami kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. “Penggunaan LRT tidak hanya untuk perjalanan kerja, tetapi juga untuk momen-momen penting lain,” jelasnya.

Selain itu, konektivitas LRT dengan moda transportasi lain di beberapa stasiun menjadi faktor utama dalam meningkatkan pengalaman perjalanan. Stasiun Dukuh Atas, misalnya, terhubung dengan Commuter Line dan MRT Jakarta, yang memudahkan akses masyarakat. Radhitya menambahkan, meskipun pertumbuhan pengguna positif, fokus utama harus tetap pada relevansi LRT Jabodebek dalam memenuhi kebutuhan perjalanan yang terus berubah.

Exit mobile version