AFC Japan Indonesia – Menstrual cup semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif pembalut dan tampon di kalangan perempuan. Meskipun produk ini menawarkan kenyamanan, pengguna baru sering kali mengalami ketidaknyamanan, terutama saat proses pemasangan dan pelepasan. Pentingnya memahami cara penggunaan yang benar menjadi kunci untuk menghindari rasa sakit yang dapat timbul selama pemakaian.
Menstrual cup, yang terbuat dari silikon atau karet fleksibel, memiliki fungsi menampung darah menstruasi dengan cara yang berbeda dari produk menstruasi biasa. Menurut studi yang dirilis oleh Cleveland Clinic, dibutuhkan waktu sekitar tiga siklus menstruasi bagi sebagian besar pengguna untuk belajar menyetel teknik pemasangan dan merasakan kenyamanannya.
Sangat penting bagi pengguna untuk tidak merasakan nyeri saat memasukkan menstrual cup. Jika rasa sakit muncul, proses tersebut sebaiknya dihentikan dan disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Langkah-langkah untuk pemasangan yang nyaman termasuk mencuci tangan, menggunakan pelumas berbasis air jika perlu, dan mencoba variasi posisi tubuh saat menginsert cup, seperti jongkok atau duduk dengan lutut terbuka.
Proses pelepasan juga harus dilakukan dengan hati-hati. Pengguna disarankan untuk tidak menarik batang cup secara langsung. Sebaiknya, tekan bagian dasar cup untuk mengeluarkan udara dari segel sebelum menariknya keluar secara perlahan. Informasi dari Mayo Clinic menunjukkan bahwa menstrual cup memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan tampon, sehingga dapat digunakan hingga 12 jam tergantung pada aliran menstruasi.
Jika nyeri terus berlanjut, disarankan untuk mengevaluasi kembali teknik yang digunakan dan berkonsultasi dengan profesional medis, sebab faktor anatomi tertentu mungkin mempengaruhi kesesuaian penggunaan alat tersebut.

