AFC Japan Indonesia – Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi yang mengkhawatirkan pada tanggal 4 dan 5 September 2026, yang membuat panik warga yang berada di sekitarnya. Erupsi tersebut dimulai pada Jumat malam, dan situasi itu menarik perhatian para nelayan yang saat itu sedang beraktivitas dekat gunung berapi tersebut.
Salah satu saksi, pemilik akun TikTok GRGarage, mengungkapkan bahwa dia dan 12 rekannya sedang memancing ketika erupsi terjadi pada pukul 23.00 WIB. Saat itu, mereka melihat asap dan gumpalan lava yang keluar dari gunung. “Kami sedang mancing di dekat kawasan saat melihat keanehan di gunung. Sekitar pukul 23.15, gunung mulai mengeluarkan asap,” ungkap GRGarage dalam keterangannya.
Aktivitas erupsi semakin intensif dan mencapai puncaknya pada pukul 23.30, sehingga mengharuskan kelompok tersebut untuk segera meninggalkan lokasi. Kapten kapal yang mengangkut mereka langsung mengambil alih kemudi dan membawa rombongannya pergi sekitar pukul 23.45 WIB saat situasi semakin kritis.
Erupsi Gunung Anak Krakatau ini berlangsung cukup dramatis, dengan terlihatnya asap tebal dan letusan yang bisa dilihat dari jarak jauh. Dalam situasi seperti ini, aparat setempat menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan menjauhi daerah berbahaya sekitar gunung. Hal ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan mengingat sejarah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang cukup aktif. Pengamatan dan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas gunung akan terus diperbarui.

