AFC Japan Indonesia – CEO Rivian, RJ Scaringe, memberikan wawasan baru terkait kerja sama senilai £4,5 miliar antara perusahaan rintisan asal Amerika Serikat dan Volkswagen Group. Kemitraan ini diumumkan pada tahun 2024 dan dikenal dengan nama Rivian dan Volkswagen Group Technologies (RV Tech). Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi kelas satu bagi mobil listrik generasi mendatang.
Rivian akan mengandalkan perangkat lunak dan perangkat keras elektrikal terdepan yang dimilikinya, serta memanfaatkan skala global besar dari Volkswagen Group. Dalam kemitraan ini, Rivian berkolaborasi untuk merancang arsitektur elektrikal zonal yang fleksibel dan canggih, serta perangkat lunak baru. Teknologi ini akan diterapkan terutama pada platform terbaru Volkswagen, SSP, yang akan digunakan oleh berbagai merek, termasuk Skoda, Cupra, Audi, Porsche, dan Volkswagen sendiri.
Arsitektur elektronik yang lebih terintegrasi ini dirancang untuk mengurangi jumlah unit kontrol dan pengkabelan, yang berarti bobot, biaya, dan kompleksitas mobil baru dapat diminimalkan. Teknologi terkini ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kendaraan dalam menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air, sehingga meningkatkan fitur dan nilai mobil seiring waktu.
Perusahaan otomotif lainnya, BMW, juga mengadopsi pendekatan serupa dengan generasi baru kendaraan listriknya, Neue Klasse. Alih-alih menggunakan ratusan unit kontrol elektronik tradisional, BMW iX3 terbaru hanya dilengkapi dengan empat komputer pusat yang berfungsi sebagai ‘superbrains’, di mana satu unit utama mengelola seluruh aspek pengalaman berkendara. Dengan demikian, kemitraan antara Rivian dan Volkswagen berpotensi mengubah lanskap industri mobil listrik di masa depan.